Skip to content

Tim Peneliti BK UPI Laksanakan Studi Kasus tentang Konseling Komunitas bagi Remaja di Rumah RUTH

Bandung Barat, UPI – Tim peneliti Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), melaksanakan kegiatan studi kasus di Rumah RUTH, Kabupaten Bandung Barat, pada 7 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian dalam skema Riset Kolaborasi LPTK Indonesia (RKLI) yang berjudul “Konseling Komunitas bagi Remaja dengan Latar Belakang Deprivasi Sosial: Studi Kasus di Rumah RUTH, Kabupaten Bandung Barat.”

Penelitian ini berfokus pada pemahaman kebutuhan psikososial remaja dengan latar belakang deprivasi sosial melalui pendekatan konseling komunitas yang partisipatif dan berorientasi pada pengembangan potensi diri. Melalui kegiatan diskusi, pendampingan, dan aktivitas ekspresif, tim peneliti berupaya menggali pengalaman, kebutuhan, serta potensi remaja sebagai dasar untuk memahami bentuk dukungan yang sesuai dengan kondisi dan konteks kehidupan mereka.

Penelitian ini diketuai oleh Dr. Ipah Saripah, M.Pd., dengan anggota tim yang terdiri atas Prof. Dr. Ilfiandra, M.Pd., Dr. Sudaryat Nurdin Akhmad, M.Pd., Nadia Aulia Nadhirah, M.Pd., Popy Mayasari Afendy, M.Pd., dan Muqaffi, M.Pd. Melalui kolaborasi ini, tim peneliti berupaya mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai penerapan konseling komunitas dalam mendukung perkembangan remaja yang menghadapi kondisi deprivasi sosial.

Pendekatan konseling komunitas dalam penelitian ini menempatkan pengalaman dan kebutuhan remaja sebagai bagian penting dalam proses pengembangan layanan. Dengan demikian, dukungan psikososial tidak hanya berorientasi pada identifikasi permasalahan, tetapi juga pada penguatan potensi diri serta penciptaan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan remaja.

Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi pengembangan layanan konseling komunitas yang lebih responsif dan kontekstual. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat mendorong penguatan dukungan psikososial serta terciptanya lingkungan yang suportif, inklusif, dan peduli terhadap kesejahteraan remaja.

Tim peneliti menyampaikan terima kasih kepada Rumah RUTH atas kesempatan dan kolaborasi yang terjalin dalam pelaksanaan kegiatan ini. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai upaya memperkuat kontribusi keilmuan Bimbingan dan Konseling dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang remaja.