Skip to content

Survei dan Wawancara di Pengungsian Kabupaten Langkat untuk Persiapan Program Trauma Healing Anak

Dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Pendidikan Indonesia (BK UPI), Prof. Dr. Nandang Rusmana, M.Pd., melaksanakan kegiatan survei dan wawancara di lokasi pengungsian Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, sebagai tahap awal persiapan program Trauma Healing bagi anak-anak korban bencana banjir bandang. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BK UPI dalam memberikan kontribusi nyata pada pemulihan psikososial anak pascabencana.

Kegiatan survei dan wawancara ini difokuskan pada upaya mengidentifikasi kebutuhan psikososial anak-anak yang terdampak bencana, termasuk kondisi emosional, pola adaptasi, serta lingkungan pendukung di lokasi pengungsian. Data yang diperoleh menjadi dasar penting dalam merancang program intervensi Trauma Healing yang kontekstual, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Melalui pendekatan observasi langsung dan wawancara dengan anak serta pihak terkait di pengungsian, BK UPI berupaya memastikan bahwa intervensi yang dirancang tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu mendukung proses pemulihan jangka panjang. Program Trauma Healing yang akan dikembangkan juga mempertimbangkan aspek perkembangan anak serta kebutuhan pendidikan dan sosial mereka selama masa pemulihan.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen BK UPI dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-Being) melalui upaya pemulihan kesehatan mental anak, serta SDG 4 (Quality Education) dengan memastikan keberlanjutan dukungan perkembangan dan pembelajaran anak pascabencana.

Melalui keterlibatan aktif dosen BK UPI di lapangan, program studi terus menegaskan perannya sebagai institusi akademik yang responsif terhadap isu kemanusiaan dan kebencanaan. BK UPI berkomitmen untuk menghadirkan layanan bimbingan dan konseling yang berorientasi pada kebermanfaatan sosial, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak korban bencana.