Skip to content

Prodi BK FIP UPI Gelar Rangkaian Pengabdian kepada Masyarakat di Garut: Dorong Penguatan Layanan Bimbingan Berbasis Deep Learning dan Inklusivitas

  • by

Sebagai bentuk kontribusi nyata dalam penguatan layanan bimbingan dan konseling di satuan pendidikan, Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) FIP UPI menyelenggarakan rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Garut pada 10 Juli 2025. Kegiatan ini diadakan melalui kerja sama dengan Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Kabupaten Garut dan Institut Agama Islam Persatuan Islam (IAI Persis) Garut.

Meningkatkan Kreativitas Guru BK melalui Deep Counseling

Kegiatan pertama bertajuk Pelatihan Kreativitas Guru BK Berbasis Deep Counseling dilaksanakan di SMAN 1 Garut. Kegiatan ini diketuai oleh Dr. Eka Sakti Yudha, M.Pd. dan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas reflektif dan kreatif para guru BK. Materi pelatihan disampaikan oleh Prof. Dr. Ahman, M.Pd., Prof. Dr. Agus Taufiq, M.Pd., dan Dr. Eka Sakti Yudha, M.Pd., serta melibatkan mahasiswa S2 BK FIP UPI sebagai fasilitator dalam praktik inovatif seperti Mindful Quest dan Creative Flow.

Melalui pelatihan, praktik langsung, hingga pameran karya, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi produktif antara kampus dan sekolah dalam memperkuat peran layanan konseling di lapangan.

Penerapan Metode Socratik dalam Deep Learning

Masih di hari yang sama, Prodi BK FIP UPI juga menyelenggarakan pelatihan bertema Penerapan Deep Learning melalui Metode Socratik di IAI Persis Garut. Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian yang dipimpin oleh Prof. Dr. Nandang Rusmana, M.Pd., dan diikuti oleh para guru BK SMP serta mahasiswa BKPI IAI Persis.

Dalam pelatihan ini, peserta diperkenalkan dengan metode Socratik yang berfokus pada pertanyaan terbuka guna membangun pemikiran reflektif dan kritis. Selain menjadi wahana berbagi pengetahuan, kegiatan ini turut mempererat jejaring kolaboratif antara dosen, mahasiswa Magister BK FIP UPI, dan praktisi pendidikan di daerah.

Membangun Sekolah Inklusif lewat Bimbingan Multibudaya

Sebagai penutup rangkaian, pelatihan bertajuk Pengembangan Kapasitas Guru dalam Bimbingan Multibudaya Berbasis Deep Learning untuk Mencegah Radikalisme di Sekolah Menengah juga digelar di IAI Persis Garut. Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian yang dipimpin oleh Dr. Nandang Budiman, M.Si., dengan narasumber utama Dr. Nandang Budiman sendiri dan Dr. Ibrahim Al Hakim, M.Pd.

Pelatihan ini memberikan bekal bagi guru SMA untuk mengembangkan praktik konseling yang sensitif terhadap keberagaman, sebagai strategi pencegahan radikalisme. Pendekatan konseling reflektif dan kontekstual diharapkan mampu membentuk budaya sekolah yang damai, inklusif, serta adaptif terhadap dinamika sosial.

Ketiga kegiatan ini mencerminkan komitmen Prodi BK FIP UPI dalam mewujudkan transformasi pendidikan melalui penguatan layanan konseling berbasis deep learning, pendekatan multikultural, dan inovasi pedagogis. Dengan semangat kolaboratif lintas institusi, Prodi BK terus berkontribusi dalam memperluas dampak positif pendidikan, khususnya dalam pengembangan kapasitas guru BK di berbagai daerah