Skip to content

Dosen Prodi BK FIP UPI Raih Hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PkM)

  • by

Dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (FIP UPI) kembali menorehkan capaian melalui perolehan hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada skema Program PkM Berbasis Kepakaran Bidang Ilmu. Hibah ini diperoleh oleh Prof. Dr. Juntika Nurihsan, M.Pd. dan Prof. Dr. Nandang Rusmana, M.Pd., yang mengusung program pengabdian berbasis keilmuan bimbingan dan konseling untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Prof. Dr. Juntika Nurihsan, M.Pd. memperoleh hibah dengan judul program “Pengokohan Peran Lembaga Inklusi Melalui Program Edukasi Karir Berdampak bagi Anak Asuh Penyandang Disabilitas.” Program ini bertujuan untuk memperkuat peran lembaga inklusi dalam memberikan dukungan edukasi karir bagi anak asuh penyandang disabilitas, sehingga mereka memiliki kesiapan yang lebih baik dalam merencanakan masa depan dan mengembangkan potensi diri secara optimal.

Sementara itu, Prof. Dr. Nandang Rusmana, M.Pd. memperoleh hibah PkM dengan judul “Implementasi Model Adventure Based Counseling Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Resiliensi Siswa Korban Bencana di Wilayah Aceh Utara.” Program ini dirancang untuk memberikan intervensi konseling yang inovatif melalui pendekatan adventure based counseling yang dipadukan dengan nilai-nilai kearifan lokal, guna membantu meningkatkan resiliensi dan kemampuan adaptasi siswa yang terdampak bencana.

Perolehan hibah pengabdian kepada masyarakat ini mencerminkan komitmen dosen Prodi BK FIP UPI dalam mengimplementasikan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat melalui program-program berbasis keilmuan. Program pengabdian tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif, baik dalam penguatan layanan konseling inklusif maupun dalam pemulihan psikososial masyarakat terdampak bencana.

Capaian ini juga menjadi bagian dari upaya Prodi BK FIP UPI dalam memperkuat peran akademisi dalam pengembangan layanan bimbingan dan konseling yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini sejalan dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 (Quality Education) melalui penguatan layanan pendidikan yang inklusif, serta Tujuan 10 (Reduced Inequalities) melalui dukungan terhadap kelompok rentan dan masyarakat terdampak bencana.