Skip to content

Prodi BK FIP UPI Peringati Hari Anak: Menguatkan Komitmen pada Tumbuh Kembang dan Perlindungan Anak

  • by

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (Prodi BK FIP UPI) menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung pemenuhan hak-hak anak, menjaga kesehatan mental mereka, serta memastikan setiap anak mendapatkan lingkungan yang aman, inklusif, dan penuh kasih.

Peringatan Hari Anak setiap tahun menjadi momentum penting untuk mengingatkan bahwa anak-anak bukan hanya generasi penerus, tetapi juga individu yang berhak tumbuh berkembang secara optimal—baik secara fisik, emosional, sosial, maupun spiritual. Sebagai institusi yang berfokus pada pendidikan dan layanan konseling, Prodi BK FIP UPI memandang isu-isu seperti kekerasan pada anak, kesehatan mental, dan akses pendidikan sebagai prioritas yang harus terus diperjuangkan.

Prodi BK melalui tridarma perguruan tinggi turut berperan dalam upaya perlindungan anak, di antaranya melalui riset terkait perkembangan peserta didik, kajian mengenai kesejahteraan psikologis, pengembangan intervensi konseling ramah anak, serta kolaborasi dengan sekolah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan suportif.

Peringatan ini juga selaras dengan komitmen pada Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
🌱 SDG 3: Good Health and Well-Being — mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan anak.
📚 SDG 4: Quality Education — memastikan anak mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan memanusiakan.
🛡️ SDG 16: Peace, Justice, and Strong Institutions — memperjuangkan perlindungan anak dari berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi.

Melalui semangat Hari Anak, Prodi BK FIP UPI mengajak seluruh civitas akademika dan masyarakat untuk terus memperjuangkan hak, suara, dan masa depan anak-anak Indonesia. Karena setiap anak berhak untuk bahagia, merasa aman, dan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri serta penuh potensi.

Selamat Hari Anak Nasional!
Mari bersama menciptakan dunia yang lebih ramah anak—hari ini dan seterusnya.